DKP (Dewan Karya Pastoral) merupakan organ yang berada dibawah Uskup dan membantunya (untuk) mengolah dan mengelola reksa pastoral Gereja partikular yang dipercayakan kepadanya. DKP mengemban tugas untuk merencanakan, menetapkan, mengkomunikasikan, melaksanakan, memonitor, mengevaluasi, dan mengembangkan karya pastoral di wilayah KAMS serta mempertanggungjawabkannya kepada Uskup Diosesan.

.Struktur DKP

Dewan Karya Pastoral terdiri atas Dewan Harian dan Dewan Pleno.

a. Dewan Harian    
  1. Ketua (ex officio Vikjen) : RP. Joni Payuk, CICM
  2. Sekretaris : RD. Carolus Patampang dan RD. Paulus Tongli
  3. Bendahara : RD. Andreas Rusdyn Ugiwan, Maria Magdalena, dan Natalia Tanyadji
  4. Kepala Kantor : RD. Gregory Gamara Liamata
  5. Anggota : RD. I Made Markus Suma dan RD. Junarto Timbang
         
b. Dewan Pleno    
  1. Dewan Harian    
  2. Kuria Diosesan    
  3. Para Vikep    
  4. Ketua-ketua Komisi    
  5. TKPK    
         
c. Kolaborator    
         
d. Fasilitator yang diangkat berdasarkan keputusan Uskup.
         
Tujuan, Fungsi, dan Kewenangan DKP
         
Tujuan    
DKP yang dibentuk bertujuan mendukung pelaksanaan karya dan tugas-tugas pastoral Uskup sebagai gembala Gereja KAMS.
         
Fungsi
DKP berfungsi sebagai organ kolektif-kolegial untuk memikirkan, mendiskusikan dan mengkoordinasikan seluruh karya dan pelayanan pastoral yang diselenggarakan oleh KAMS.
         
Kewenangan

DKP mempunyai kewenangan untuk memutuskan hal-hal yang berkaitan dengan karya pastoral di wilayah KAMS dan menggunakan seluruh sumber daya serta sarana-prasarana DKP dalam rangka mencapai tujuan penggembalaan Uskup.

Lokasi