Profil

Paroki Santo Petrus Mangkutana meliputi sebagian wilayah pemerintahan Luwu Timur, yang terbentang di delapan kecamatan. Paroki ini sebelumnya mendapatkan pelayanan dari Paroki Palopo Sejak tanggal 27 Februari 1960 Paroki Santo Petrus Mangkutana secara sah memiliki buku Paroki. Sejak saat itu secara kanonik resmi menjadi sebuah Paroki.

Pada Tahun 1966, umat berkembang sampai ke Rantetiku,berkat Pastor J. van Hersel, CICM yang membawa umat dari Toraja untuk ber-transmigrasi lokal ke Rantetiku. Umat inilah yang menjadi cikal bakal dari perkembangan umat di Rantetiku dan sekitarnya.

Pada Tahun 1967 didirikan gedung gereja resmi permanen di Mangkutana oleh Pastor J. van Hersel, CICM. Hingga saat ini Paroki Santo Petrus Mangkutana terdiri dari 27 stasi yang tersebar di delapan (8) Kecamatan, yang terbentang dari perbatasan Luwu Utara sampai Malili, Bone-Bone hingga perbatasan Sulawesi Tengah, dari 27 stasi ini terbagi dalam tiga (3) wilayah pelayanan yakni :    

Wilayah I terdiri dari 13 stasi;

Wilayah II  terdiri dari 7 stasi ;

Wilayah III terdiri dari 7 stasi,

Wilayah II dan III,  terdiri dari 14 stasi inilah yang menjadi Paroki Maria Ratu Rosari Rantetiku.

Sejak Bulan Desember 2009, Paroki Maria Ratu Rosari Rantetiku resmi dimekarkan dari Paroki Induk Mangkutana.  Yang ditugaskan melayani Paroki Persiapan Rantetiku adalah P. Ruvinus Rampun, Pr. yang masih berstatus sebagai pastor Bantu Paroki Mangkutana.

Selama beberapa tahun ini perlbagai hal sudah disiapkan secara intensif termasuk Administrasi paroki yang melingkupi Buku Baptis, Buku Perkawinan, Buku Keuangan Paroki dan Pastoran sudah sipisahkan dan berjalan dengan baik sebagaimana paroki defenitif. Sekarang dipandang sudah waktunya menetapkan pemekaran.

Pada Tanggal 13 Januari 2013 ditetapkan Mendirikan Paroki Rantetiku dengan memakai nama Pelindung MARIA RATU ROSARI dengan No SK 071/C-1.6/4/2013.

 Paroki Maria Ratu Rosari - Rantetiku meliputi 13 Stasi yakni :

  1. Paroki Maria Ratu Rosari Rantetiku – Gereja Pusat Paroki
  2. Stasi Santo Markus - Maramba
  3. Stasi Santo Yakobus - Buyunta
  4. Stasi Santo Paulus - Lambarese
  5. Stasi Santo Yohanis - Lumbewe
  6. Stasi Santo Yosef - Pattengko
  7. Stasi Santo Paulus - Purwosari
  8. Stasi Santa Maria - Ujung Batu
  9. Stasi Santo Yakobus - Unit IV
  10. Stasi Santo Mikael – Tampinna
  11. Stasi Santa Maria – Podomoro
  12. Stasi Santo Yohanes – Tarabbi
  13. Stasi Santo Paulus – Tawakua
  14. Stasi Santo Victor – Wana-Wana

Paroki Maria Ratu Rosari Rantetiku tercatat melakukan baptisan pertama sejak 13 Januari 2013. Sebelumnya di Paroki St. Petrus Mangkutana. Paroki Maria Ratu Rosari Rantetiku belum pernah memasukan data statistik umat paroki ke Keuskupan Agung Makassar. Paroki Maria Ratu Rosari Rantetiku memiliki 13 stasi.

Pastor Paroki dan Para Pastor

Pastor Paroki yang masih menjabat saat ini adalah P. Imanuel Asi’, Pr (2017-Sekarang). Pastor yang pernah melayani di paroki ini sebagai pastor paroki, pastor vikaris parokial maupun asisten tetap P. Ruvinus Rampu, Pr (2013-2017).

Sekretariat

Gereja Katolik Rantetiku

Jl. Poros Malili

Kec. Tomoni Timur

Kab. Luwu Timur

Sulawesi Selatan

Official Website

Peta Lokasi